Dua Kunci Sukses Perguruan Tinggi



WISUDA XXV. Ketua STKIP Muhammadiyah Bone Muhammad Jufri Rasyid SE MS, menyalami wisudawan pada acara wisuda STKIP Muhammadiyah Bone, di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Sabtu, 15 Desember 2012. Alumni yang diwisuda sebanyak 680 orang. (Foto: Asnawin)

-----------------------


Dua Kunci Sukses Perguruan Tinggi

- STKIP Muhammadiyah Bone Wisuda 680 Alumni

Bone, Tabloid Almamater.Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Bone telah berusia 40 tahun. Sebuah perjalanan yang cukup panjang dan bersejarah untuk ukuran perguruan tinggi. Apa rahasia sukses perguruan tinggi tersebut sehingga mampu bertahan hidup dan eksis di tengah persaingan yang cukup ketat?

Menurut Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulsel Drs KH Alwi Uddin MAg, dan Sekretaris Pelaksana Kopertis Wilayah IX Sulawesi Dr H Ibrahim Saman MM, setidaknya ada dua kunci sukses STKIP Muhammadiyah Bone, yaitu ikhlas dan konsisten.

“Mengapa Muhammadiyah mampu bertahan hidup sampai satu abad lamanya, bahkan akan berabad-abad, karena keikhlasan pimpinannya, termasuk para pimpinan di STKIP Muhammadi-yah Bone,” ujar Alwi.

Selain itu, lanjutnya, para pimpinan Muhammadiyah juga konsisten berpegang teguh pada Al-Qur’an dan hadist Nabi Muhammad SAW, serta konsis-ten dengan gerakan amar ma’ruf nahi munkar (menyerukan kebaikan dan mencegah kemungkaran).

Ibrahim Saman mengamini pendapat tersebut dan mengatakan bahwa kunci sukses STKIP Muhammadiyah Bone karena organisasinya tergolong sehat dan tercipta keharmonisan di antara para pengelolanya.

“Saya melihat, perguruan tinggi yang berkembang adalah mereka yang memegang dan melaksanakan nilai-nilai yang dianut secara organisasi,” tutur-nya, pada acara wisuda STKIP Muhammadiyah Bone, di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Sabtu, 15 Desember 2012.

Ketua STKIP Muhammadiyah Bone Muhammad Jufri Rasyid SE MSi, melaporkan, alumni yang diwisuda sebanyak 680 orang, terdiri atas 210 alumni prodi Pendidikan Bahasa Indonesia,127 alumni prodi Pendidikan Bahasa Inggris, 99 alumni prodi Pendidikan Biologi, 133 alumni prodi Pendidikan Matematika, 71 alumni prodi PPKn, serta 40 alumni prodi Pendidikan Ekonomi.

“Secara keseluruhan, STKIP Muhammadiyah Bone telah meluluskan alumni sebanyak 8.953 orang,” sebut Jufri.

Pria kelahiran Watampone, 30 Juni 1965, menambahkan, untuk mendukung kelancaran kegiatan perkuliahan, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyab Bone kini membangun tiga laboratorium, yakni laboratorium biologi, laboratorium bahasa, dan laboratorium komputer.

Selain itu, perguruan tinggi terbesar di Kabupaten Bone itu juga membangun tambahan fasilitas penunjang berupa akses internet gratis (wi-fi) bagi sivitas akademika, serta penyediaan genset berkapasitas 60.000 kVA untuk mengantisipasi gangguan listrik dalam proses administrasi dan perkuliahan. (win)


@copyright Tabloid Almamater, Makassar, Edisi ke-4, Maret 2013.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini