Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2014

Gerakan 1000 Buku, Rekor MuRI, dan Penghargaan Kongres AS

Gambar
Melalui Gerakan Seribu Buku itu, Qadir Gassing ingin para dosen, mahasiswa, dan alumni UIN Alauddin menulis dan menghasilkan buku sebanyak 1.000 buah dalam empat tahun (periode kepemimpinan Qadir Gassing, 2011-2015). Maka terbitlah 250 buku karya para dosen, mahasiswa, dan alumni UIN Alauddin pada tahun 2012. Capaian tersebut kemudian tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (MuRI) dan juga penghargaan dari Perpustakaan Kongres Amerika Serikar (Library of Congres USA). (int)

Implementasi Keahlian Interpersonal dalam Dunia Kerja

Gambar
Selama ini disinyalir telah terjadi kesenjangan antara dunia pendidikan tinggi dan dunia kerja. Perguruan tinggi memandang lulusan yang mempunyai kompetensi tinggi adalah mereka yang lulus dengan nilai tinggi. Sedangkan dunia kerja menganggap bahwa lulusan yang high competence adalah mereka yang mempunyai kemampuan teknis dan sikap yang baik. (int)

Unismuh Makassar Semakin “Go Internasional”

Gambar
Universitas Muhammadiyah Makassar kini semakin “go intenasional”. Itu antara lain dibuktikan dengan keberhasilan mahasiswa Unismuh Makassar lolos seleksi dan mengikuti lomba debat internasional United Asian Debating Championship (UADC) di Singapura (2014), serta banyaknya kerjasama yang dilakukan Unismuh Makassar dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga internasional. (Foto: Asnawin)

Deng Ical Menolak Jadi Dosen

Gambar
Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal yang akrab disapa Deng Ical, ternyata pernah terpaksa mengembalikan uang negara, karena menolak jadi dosen. Ketika kuliah di Unhas (Universitas Hasanuddin, jurusan Ilmu Komunikasi) Makassar, pria kelahiran Selayar, 30 Juni 1973, berhasil memperoleh beasiswa Peningkatan Prestasi Akademik (PPA), dengan perjanjian setelah kuliah dirinya harus bersedia menjadi dosen tetap di Unhas.

“Kelas Jauh” No, Pendidikan Jarak Jauh Yes

Gambar
Ketua Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Prof Mansyur Ramly, mengatakan, Pendidikan Jarak Jauh merupakan proses belajar mengajar yang dilakukan secara jarak jauh melalui penggunaan berbagai media komunikasi. Tujuan penyelenggaraan pendidikan jarak jauh yaitu memberikan layanan pendidikan tinggi kepada kelompok masyarakat yang tidak dapat mengikuti pendidikan secara tatap muka atau reguler, serta untuk memperluas akses dan mempermudah layanan pendidikan tinggi dalam pendidikan dan pembelajaran. (Foto: Asnawin)

Standar Akreditasi Terlalu Tinggi: Banyak Prodi Tak Mampu “Naik Kelas”

Gambar
TEMU ILMIAH. Ketua Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Prof Mansyur Ramly (paling kanan), Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Prof Andi Niartiningsih (tengah), dan Prof Zainal Hasibuan (Guru Besar Informatika dari Universitas Indonesia), menjadi pembicara pada Temu Ilmiah Pimpinan PTS se-Sulawesi, di Makassar, beberapa waktu lalu. (Foto: Asnawin)

Kita dan Tukang Becak

Gambar
Tak jarang, kita justru terhenyak dan malu ketika melihat kenyataan bahwa mereka yang rendah tingkat pendidikannya, ternyata lebih bijak dibandingkan kita. Kita jadi malu ketika melihat mereka tampaknya lebih tenang dan lebih bahagia dengan segala kesederhanaan dan kekurangannya. Mereka yang profesinya tergolong kasta terendah, seperti tukang becak dan sopir taksi, juga tak jarang “memberi pelajaran yang sangat berarti” kepada kita. -- Asnawin --


Penawaran Beasiswa Rp 1 Juta per Bulan per Mahasiswa

Gambar
Mahasiswa yang membutuhkan tambahan biaya dan atau ingin menjadi perwira Tentara Nasional Indonesia (TNI), kini mendapatkan peluang besar untuk memperoleh beasiswa sebesar Rp 1 juta per bulan per mahasiswa. Selain beasiswa sebesar Rp 1 juta per bulan, mahasiswa juga masih akan mendapatkan bantuan biaya penulisan skripsi sebesar Rp 2 juta. (int)